Kepada H A S A N
Hai Hasan, ingin kutanya kabarmu
Tak usah kau jawab
Aku sungkan menatapmu
Terlalu malu aku Hasan dibuatmu
Hai
Hasan, kupikir wanita tulang rusukmu
Tapi
mengapa kau selalu baik saja tanpanya?
Hasan,
Kupikir kau butuh tulang rusukmu
Tapi
mengapa kau pandai sekali mematahkannya?
Hasan Hasan Hasan
Kau taruh dimana mata dan hatimu?
Lihat kebelakang Hasan
Lihat, tulang rusukmu berserakan
Tapi kau masih hidup!?
Jahat kau Hasan!!
Ingin aku mengutukmu
Tapi aku hanya tulang rusuk yang telah kau patahkan
Aduh Hasan
Aku
lelah menjadi tulang rusuk yang tak bisa mematikanmu
Hasan, jadikan
aku jantungmu
Aku ingin kau mati jika tanpaku
*NB: HASAN: bukan nama orang,
dalam hal ini Hasan menggambarkan “LELAKI”