Buat kalian yang sering nanya ke gue alasan kenapa gue suka banget sama Raditya Dika, this might be an answer........
Mungkin sebagian temen-temen gue udah tau gimana obsesif kompulsifnya gue dengan seniman dan sastrawan absurd Raditya Dika, cowok yang lahir 28 september 30 tahun lalu itu satu-satunya entertainer absurd di Dunia versi gue, ada banyak hal dari si Radit ini yang membuatnya beda dari yang lain tapi justru itu yang membuat gue bener-bener suka sama dia, dia yang seorang cowok dengan zodiak Capricorn, seorang pecinta kucing, pecinta martabak, punya perut buncit dan pipi tembem, tinggi badan yang mungkin bisa dibilang dibawah standard untuk ukuran cowok dan tentunya sayang banget sama keluarganya, tapi akhir-akhir ini sejauh yang gue lihat dari hasil ngestalk gue di akun twitternya kayaknya perutnya mulai datar dan pipinya mulai mengempes perlahan, ini semua berkat kerja kerasnya dalam melakukan diet ketat, rutinitas ngegym dan memutuskan hubungannya yang selama ini terjalin indah antara dia dan si martabak *hhahahaha*.
Saking obsesif kompulsifnya gue dengan si Raditya Dika seringkali temen-temen gue nanya gini “lo kenapa sih suka sama Raditya Dika? Diakan gak ganteng, standard banget malah, di kampus kita juga banyak cowok yang mukanya kayak dia, kalo punya idola tuh harus yang tampangnya limited edition, senyumnya bikin merinding, dan memang pantas diidolakan” yaa, kalo pertanyaan kayak gitu gue juga kadang bingung jawabnya mau gimana, lah emang pernyataannya benar semua kok, si Radit kan emang gak ganteng, banyak kok teman-teman gue yang jika mukanya dibandingkan dengan Raditya Dika masih menang teman gue. tapi.... gimana yaaaa? Gue juga bingung ngejelasinnya, gini yaaaa kadang tuh ketampanan seorang cowok bukan sekadar dari mukanya doang, bukan sekadar dari senyumnya yang bikin merinding, bukan sekadar kehebatannya dalam menaklukkan hati seorang sinta, bukan sekadar style yang mengikuti mode/trend terbaru, bukan sekadar kendaraan mewahnya, dan apapun itu, kadang ada hal dari seorang cowok yang semuanya lebih dari itu, yaaa emang sih gue tipe cewek yang seneng banget sama cowok yang lucu, suka bikin ketawa tapi tetap enak diajak ngobrol, mungkin karena itu juga alasan kenapa gue suka benget sama si Raditya Dika, tapi lebih dari sekadar itu ada hal dari Radit yang bikin gue benar-benar salut sama dia, dibalik kesuksesannya yang seperti sekarang, dia yang seorang redaktur khusus, direktur, penulis buku, penulis skenario film, sutradara, pemain film, bintang iklan, dia juga pendiri stand up comedy Indonesia, dan beberapa prestasi yang telah diraihnya diusia yang menurut gue masih cukup muda untuk berprestasi, dia juga seorang tulang punggung keluarga, membiayai sekolah ke empat adiknya, dan berbagi tawa dengan orang lain, itu tuh yang membuatnya lebih dari sekadar ganteng dimata gue, disetiap kehadirannya sekalipun itu bukan direct meeting tapi dia selalu menghadirkan tawa untuk semua orang. dimata gue cowok lucu dan selalu menghadirkan tawa buat orang lain itu more than great. Gue sempet mikir kanapa sih radit gak dikloning aja, biar stok cowok absurd didunia ini makin banyak, biar jumlah cowok-cowok lucu dan gak ngebosenin bertambah, berdasarkan riset gue, cuma 2 dari 10 cowok yang gue kenal sekarang, yang bisa gue bilang absurd dan lucu, selebihnya gue bingung mendeskripsikannya.
Gue nulis ini bukan karena gue merasa kenal benget sama dia, sama sekali bukan kayak gitu, mungkin ada beberapa orang yang setelah baca tulisan gue ini akan mikir “halah, lu kayak kenal raditya dika aja, lu kan gak tau gimana dia dibelakang layar” yaaa emang gue gak tau gima dia dibelakang layar, tapi setidaknya yang gue tulis ini adalah hal yang gue tau dan gue rasakan semenjak menjadi fans dari seorang Seniman dan Sastrawan Absurd seperti dia.
